lengkap dengan berbagai riwayat hadis dan perkataan para ulama terdahulu.
Berikut adalah transliterasi dan terjemahan per baris secara lengkap untuk halaman tersebut:
Transliterasi dan Terjemahan Per Baris (Halaman 160)
Baris 1
Transliterasi: ath-thawāba illā aṣ-ḥāba Sūratil-Ikhlāṣi fa-innahum kānū yuḥibbūna qirā'atahā ānā'al-laili wan-nahāri fa-lidhalika ‘alā sā'iri ahli
Terjemahan: pahala, kecuali orang-orang yang mengamalkan surah Al-Ikhlas, karena sesungguhnya mereka dahulu suka membacanya di waktu-waktu malam dan siang. Oleh karena itu, di atas seluruh penduduk
Baris 2
Transliterasi: al-jannati fa-man māta ‘alā ḥubbi Qul Huwallāhu Aḥad yaqūlullāhu Ta‘ālā man yaqdiru ‘alā an yujāziya ‘abdī ghairī anal-maliyyu bi-mujāzātihī
Terjemahan: surga. Maka barangsiapa wafat dalam keadaan mencintai 'Qul Huwallahu Ahad', Allah Ta'ala berfirman: "Siapakah yang mampu membalas hamba-Ku selain Aku? Aku-lah Yang Maha Kuasa untuk membalasnya."
Baris 3
Transliterasi: fa-yaqūlu ‘abdīdh-khul jannatī arḍa ‘anka fa-idhā dakhalahā yaqūlu al-ḥamdu lillāhil-ladhī ṣadaqanā wa‘dahū ilā fa-ni‘ma ajrul-‘āmilīna fa-ṭūbā
Terjemahan: Maka Dia berfirman: "Wahai hamba-Ku, masuklah ke surga-Ku dalam keadaan Aku ridha kepadamu." Apabila ia telah memasukinya, ia mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang telah menepati janji-Nya kepada kami..." hingga "Maka (surga) itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal." Maka beruntunglah
Baris 4
Transliterasi: liman aḥabba qirā'ata Qul Huwallāhu Aḥad fa-inna man qara'ahā kulla yaumin thalātha marrātin yaqūlullāhu Ta‘ālā ‘abdī wuffiqta wa aḥbabta
Terjemahan: bagi orang yang mencintai pembacaan 'Qul Huwallahu Ahad'. Karena sesungguhnya barangsiapa membacanya setiap hari sebanyak tiga kali, Allah Ta'ala berfirman: "Wahai hamba-Ku, engkau telah diberi taufik dan engkau telah mencintai
Baris 5
Transliterasi: mā aradta hādhihī jannatī fad-khulhā ḥattā tarā mā a‘dadtu laka minal-karāmati wan-na‘īmi bi-qirā'ati Qul Huwallāhu Aḥad fa-yadkhulu
Terjemahan: apa yang engkau inginkan. Ini adalah surga-Ku, maka masuklah ke dalamnya hingga engkau melihat apa yang telah Aku siapkan untukmu berupa kemuliaan dan kenikmatan berkat membaca 'Qul Huwallahu Ahad'." Maka ia pun masuk,
Baris 6
Transliterasi: fa-yarā alfa alfi qaṣrin mānin ‘alā alfa alfi madīnatin mā bainahā quṣūrun wa ḥadā'iqu r-ghabū fī Sūratil-Ikhlāṣi fa-innahū mā min
Terjemahan: lalu ia melihat sejuta istana yang kokoh di atas sejuta kota, yang di antara kota-kota itu terdapat istana-istana kecil dan taman-taman. Maka senangilah surah Al-Ikhlas, karena sesungguhnya tidak ada seorang pun
Baris 7
Transliterasi: mu'minin yaqra'u Qul Huwallāhu Aḥad fī kulli yaumin thalātha marrātin ilā khamsa marrātin illā wa qad-istawjaba riḍwānallāhil-akbar
Terjemahan: mukmin yang membaca 'Qul Huwallahu Ahad' setiap hari sebanyak tiga kali hingga lima kali, melainkan ia benar-benar berhak mendapatkan ridha Allah yang teramat besar.
Baris 8
Transliterasi: wa kāna minal-ladhīna qālallāhu wa man yuṭi‘illāha war-rasūla fa-ulā'ika ma‘al-ladhīna ilā qawlihī wa ḥasuna ulā'ika rafīqā wa man qara'ahā
Terjemahan: Dan ia termasuk orang-orang yang difirmankan oleh Allah: "Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul, maka mereka bersama orang-orang..." hingga firman-Nya "...dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." Dan barangsiapa membacanya
Baris 9
Transliterasi: ‘asyrīna marratan fa-lahū thawābu sab‘imi'ati alfi rajulin dimā'uhum fī sabīlillāhi wa būrika ‘alaihi wa ‘alā ahlihī wa mālihī wa dārihī
Terjemahan: dua puluh kali, maka baginya pahala tujuh ratus ribu laki-laki yang darah mereka tumpah di jalan Allah (syahid), serta diberkahi atas dirinya, keluarganya, hartanya, dan rumahnya.
Baris 10
Transliterasi: wa man qara'ahā thalāthīna marratan buniyat lahū thalāthūna alfa qaṣrin fil-jannati wa man qara'ahā arba‘īna marratan jāwaran-Nabiyya ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama wa man
Terjemahan: Dan barangsiapa membacanya tiga puluh kali, dibangunkan untuknya tiga puluh ribu istana di surga. Dan barangsiapa membacanya empat puluh kali, ia akan berdampingan dengan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (di surga). Dan barangsiapa
Baris 11
Transliterasi: qara'ahā khamsīna marratan ghafarallāhu lahū dhunūba khamsīna sanatan wa man qara'ahā mi'ata marratan kataballāhu lahū ‘ibādata mi'ati
Terjemahan: membacanya lima puluh kali, Allah mengampuni dosa-dosanya selama lima puluh tahun. Dan barangsiapa membacanya seratus kali, Allah mencatat baginya ibadah seratus
Baris 12
Transliterasi: sanatin wa man qara'ahā mi'ataini marratan fa-ka'annamā a‘taqa mi'ata raqabatin wa man qara'ahā arba‘ami'ati marratan kāna lahū ajru arba‘ami'ati
Terjemahan: tahun. Dan barangsiapa membacanya dua ratus kali, maka seolah-olah ia memerdekakan seratus budak. Dan barangsiapa membacanya empat ratus kali, ia mendapatkan pahala empat ratus
Baris 13
Transliterasi: syahīdin wa man qara'ahā khamsami'ati marratan ghafarallāhu lahū wa li-baitihī wa man walada wa man qara'ahā alfa marratan fa-qad addā dainahū
Terjemahan: orang yang mati syahid. Dan barangsiapa membacanya lima ratus kali, Allah mengampuni dirinya, keluarganya, dan anak keturunannya. Dan barangsiapa membacanya seribu kali, maka ia sungguh telah melunasi utang kesyukurannya
Baris 14
Transliterasi: ilallāhi Ta‘ālā wa ṣāra ‘atīqan minan-nāri wa‘lamū anna khairayid-dun-yā wal-ākhirati fī qirā'ati Qul Huwallāhu
Terjemahan: kepada Allah Ta'ala dan ia pun menjadi orang yang dibebaskan dari api neraka. Ketahuilah sesungguhnya kebaikan dunia dan akhirat ada dalam membaca 'Qul Huwallahu
Baris 15
Transliterasi: Aḥad wa lā yata‘āhadu qirā'atahā illas-su‘adā'u wa lā ya‘jizu ‘an qirā'atihā illal-asqyiyā'u kadhā fī Tafsīril-Ḥanafī
Terjemahan: Ahad'. Tidak ada yang merutinkan pembacaannya melainkan orang-orang yang bahagia, dan tidak ada yang enggan/lemah dari membacanya melainkan orang-orang yang celaka. Demikian disebutkan dalam Tafsir Al-Hanafi.
Baris 16
Transliterasi: (wa akhraja) ad-Dailamiyyu marfū‘an man ṣallal-fajra fī jamā‘atin wa jalasa fī miḥrābihī wa qara'a Qul Huwallāhu Aḥad mi'ata
Terjemahan: (Dan meriwayatkan) Ad-Dailami secara marfu': "Barangsiapa shalat fajar (subuh) berjamaah lalu duduk di tempat shalatnya dan membaca 'Qul Huwallahu Ahad' seratus
Baris 17
Transliterasi: marratin ghufirat lahudh-dhunūbul-latī bainahū wa baina Rabbihil-latī lā yaṭlubuhā illallāhu qāla Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama man qara'a
Terjemahan: kali, niscaya diampuni dosa-dosa yang ada di antara dirinya dan Tuhannya, yaitu dosa yang tidak dituntut selain oleh Allah." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa membaca
Baris 18
Transliterasi: Sūratil-Ikhlāṣi alfa marratan busyira lahū bil-jannati kadhā rawāhu Abū ‘Ubaidata raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anhu wa qīla man qara'a
Terjemahan: Surah Al-Ikhlas seribu kali, diberikan kabar gembira kepadanya dengan surga. Demikian diriwayatkan oleh Abu Ubaidah raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anhu. Dan dikatakan: "Barangsiapa membaca
Baris 19
Transliterasi: Qul Huwallāhu Aḥad fil-manāmi u‘ṭiyat-tawḥīda wa qillatal-‘iyāli wa katsratadh-dhikri wa kāna mustajābad-da‘awāti (wa akhraja)
Terjemahan: 'Qul Huwallahu Ahad' di dalam mimpi, ia akan dianugerahi tauhid yang kuat, sedikitnya tanggungan keluarga, banyaknya berdzikir, dan doanya senantiasa dikabulkan." (Dan meriwayatkan)
Baris 20
Transliterasi: al-Ḥāfiẓu Abū Muḥammadinib-nil-Ḥasani bni Aḥmada as-Samarqandiyyu raḍiyallāhu ‘anhu fī Faḍā'ili Qul Huwallāhu Aḥad ‘an
Terjemahan: Al-Hafiz Abu Muhammad bin Al-Hasan bin Ahmad as-Samarqandi raḍiyallāhu ‘anhu dalam kitab Fadhail Qul Huwallahu Ahad dari
Baris 21
Transliterasi: Anasin raḍiyallāhu ‘anhu qāla qāla Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama man qara'a Qul Huwallāhu Aḥad marratan būrika ‘alaihi wa man
Terjemahan: Anas raḍiyallāhu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa membaca 'Qul Huwallahu Ahad' satu kali, diberkahi atas dirinya, dan barangsiapa
Baris 22
Transliterasi: qara'ahā marrataini būrika ‘alaihi wa ‘alā ahli baitihī wa man qara'ahā thalāthan būrika ‘alaihi wa ‘alā ahli baitihī wa jīrānihī wa man qara'ahā
Terjemahan: membacanya dua kali, diberkahi atas dirinya dan atas keluarganya, dan barangsiapa membacanya tiga kali, diberkahi atas dirinya, keluarganya, dan tetangganya. Dan barangsiapa membacanya
Baris 23
Transliterasi: ithnā ‘asayrata marratan banallāhu lahū fil-jannati ithnā ‘asayra qaṣran wa man qara'ahā ‘asyrīna marratan jā'a ma‘an-nabiyyīna hākadhā wa ḍamma
Terjemahan: dua belas kali, Allah membangunkan untuknya di dalam surga dua belas istana. Dan barangsiapa membacanya dua puluh kali, ia akan datang bersama para nabi seperti ini, seraya beliau merapatkan
Baris 24
Transliterasi: al-wusṭā wal-latī talīl-ibhāma wa man qara'ahā marratan ghufira lahū dhunūbu khamsin wa ‘asyrīna sanatan illad-daina wad-dama
Terjemahan: jari tengah dan jari telunjuknya. Dan barangsiapa membacanya satu kali (di lain riwayat), diampuni baginya dosa dua puluh lima tahun kecuali masalah utang dan pertumpahan darah.
Baris 25
Transliterasi: wa man qara'ahā mi'ataini marratan ghufirat lahū dhunūbu khamsīna sanatan wa man qara'ahā arba‘ami'ati marratan kāna lahū ajru arba‘ami'ati
Terjemahan: Dan barangsiapa membacanya dua ratus kali, diampuni baginya dosa lima puluh tahun. Dan barangsiapa membacanya empat ratus kali, ia mendapatkan pahala empat ratus
Baris 26
Transliterasi: syahīdin kulla ‘uqira jawāduhū wa uhrīqa damuhū wa man qara'ahā alfa marratan lam yamut ḥattā yarā maq‘adahū fil-jannati aw yurā lahū (wa akhraja)
Terjemahan: orang mati syahid yang kudanya terluka dan darahnya tertumpah. Dan barangsiapa membacanya seribu kali, ia tidak akan wafat hingga ia melihat tempat duduknya di surga atau diperlihatkan kepadanya. (Dan meriwayatkan)
Baris 27
Transliterasi: aiḍan ‘anin-Nu‘māni bni Basyīrin raḍiyallāhu ‘anhu qāla qāla Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama man qara'a Qul Huwallāhu Aḥad marratan fa-ka'annamā qara'a thuluthal
Terjemahan: juga dari Al-Nu'man bin Basyir raḍiyallāhu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa membaca 'Qul Huwallahu Ahad' satu kali, maka seolah-olah ia membaca sepertiga
Baris 28
Transliterasi: Qur'āni wa man qara'ahā marrataini fa-ka'annamā qara'a thuluthayil-Qur'āni wa man qara'ahā thalātha marrātin fa-ka'annamā qara'al-Qur'āna-rtiḥālā (wa akhraja
Terjemahan: Al-Qur'an. Dan barangsiapa membacanya dua kali, maka seolah-olah ia membaca dua pertiga Al-Qur'an. Dan barangsiapa membacanya tiga kali, maka seolah-olah ia membaca Al-Qur'an secara keseluruhan hingga tuntas." (Dan meriwayatkan
Baris 29
Transliterasi: aiḍan ‘an Anasin raḍiyallāhu ‘anhu ‘anin-Nabiyyi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama qāla marratan uqallu Qul Huwallāhu Aḥad alfa marratan kānat aḥabba ilallāhi min alfi
Terjemahan: juga dari Anas raḍiyallāhu ‘anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda di lain waktu: "Membaca 'Qul Huwallahu Ahad' sebanyak seribu kali lebih dicintai oleh Allah daripada seribu
Baris 30
Transliterasi: farasin muljamin musrajin fī sabīlillāhi (wa akhraja aiḍan ‘an Ka‘bil-Aḥbāri raḍiyallāhu ‘anhu qāla man qara'a Qul Huwallāhu Aḥad
Terjemahan: ekor kuda yang terkendali lagi berpelana di jalan Allah." (Dan meriwayatkan juga dari Ka'b al-Ahbar raḍiyallāhu ‘anhu, ia berkata: "Barangsiapa membaca 'Qul Huwallahu Ahad',
Baris 31
Transliterasi: ḥur rima jasaduhū ‘alan-nāri (wa akhraja aiḍan ‘an Ka‘bil-Aḥbāri raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anhu thalāthatun yanzilūna minal-jannati ḥaithu
Terjemahan: jasadnya diharamkan atas api neraka." (Dan meriwayatkan juga dari Ka'b al-Ahbar raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anhu: "Tiga golongan yang menempati tempat di surga di mana saja
Baris 32
Transliterasi: syā'ū asy-syahīdu wa rajulun qara'a fī kulli yaumin Qul Huwallāhu Aḥad mi'ata marratin (wa akhraja aiḍan ‘an Ka‘bin raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anhu
Terjemahan: mereka kehendaki: orang yang mati syahid, dan seorang laki-laki yang membaca 'Qul Huwallahu Ahad' seratus kali setiap hari." (Dan meriwayatkan juga dari Ka'b raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anhu,
Baris 33
Transliterasi: qāla man wāẓaba ‘alā qirā'ati Qul Huwallāhu Aḥad wa Āyatil-Kursiyyi ‘asayra marrātin fī lailin aw nahārin istawjaba riḍwānallāhi
Terjemahan: ia berkata: "Barangsiapa membiasakan membaca 'Qul Huwallahu Ahad' dan Ayat Kursi sepuluh kali di waktu malam atau siang, ia berhak mendapatkan keridhaan Allah
Baris 34
Transliterasi: al-akbari wa kāna ma‘a anbiyā'ihī wa ‘uṣima minasy-syaiṭāni (wa akhraja aiḍan) ‘an Anasin raḍiyallāhu ‘anhu qāla qāla
Terjemahan: yang teramat besar, ia akan bersama para nabi-Nya, dan terpelihara dari setan." (Dan meriwayatkan juga) dari Anas raḍiyallāhu ‘anhu, ia berkata: bersabda
Baris 35
Transliterasi: Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama man qara'a Qul Huwallāhu Aḥad alfa marratan fa-qad-isytarā bihā nafsahū minallāhi Ta‘ālā wa huwa
Terjemahan: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Barangsiapa membaca 'Qul Huwallahu Ahad' seribu kali, maka sungguh ia telah menebus dirinya sendiri dari Allah Ta'ala, dan ia
Baris 36
Transliterasi: min khāṣṣatillāhi Ta‘ālā (wa akhraja aiḍan) ‘an Anasin raḍiyallāhu Ta‘ālā ‘anin-Nabiyyi ‘alaihiṣ-ṣalātu was-salāmu
Terjemahan: termasuk hamba pilihan (khusus) Allah Ta'ala." (Dan meriwayatkan juga) dari Anas raḍiyallāhu Ta‘ālā, dari Nabi 'alaihis-shalatu was-salam...
Teks pada gambar ini merupakan potongan kelanjutan dari catatan pinggir (hasyiyah) halaman sebelumnya yang membahas tentang keutamaan istighfar, lalu berpindah ke bab baru, yaitu Fasal tentang Keutamaan Al-Qur'an yang Agung.
Berikut adalah tabel transliterasi dan terjemahan baris demi baris agar Anda dapat dengan mudah mencocokkannya langsung dengan teks pada gambar:
Tabel Transliterasi & Terjemahan Per Baris
| Baris | Teks Arab | Transliterasi | Terjemahan |
| 1 | في المجلس الواحد منه مائة مرة | fīl-majlisil-wāḥidi minhu mi'ata marratin | ...di dalam satu majelis sebanyak seratus kali. |
| 2 | وقطعه لمن قال استغفر الله | wa qaṭ‘uhū liman qāla astaghfirullāha | Dan ketetapan (ampunan) bagi orang yang mengucapkan "Aku memohon ampun kepada Allah |
| 3 | واتوب اليه بالمغفرة وان | wa atūbu ilaihi bil-maghfirati wa in | dan bertaubat kepada-Nya" berupa ampunan, dan walaupun |
| 4 | كان قد فر من الزحف مرة | kāna qad farra minaz-zaḥfi marratan | ia telah melarikan diri dari pertempuran (medan perang) satu kali, |
| 5 | او ثلاث مرات فها قد كشف | aw thalātha marrātin fa-hā qad kusyifa | atau tiga kali. Maka sungguh telah disingkapkan |
| 6 | لك العطاء فاختر لنفسك | laka al-‘aṭā’u fakhtar li-nafsika | bagimu pemberian ini, maka pilihlah untuk dirimu sendiri |
| 7 | ما يحلو وفي كتاب الزهد | mā yaḥlū. Wa fī Kitābiz-Zuhdi | apa yang engkau sukai. Dan di dalam kitab Az-Zuhd |
| 8 | عن لقمان عود لسانك اللهم | ‘an Luqmāna: ‘awwid lisānaka: Allāhumma | dari Luqman (Al-Hakim): "Biasakanlah lisanmu (mengucapkan): 'Ya Allah, |
| 9 | اغفر لى فان لله ساعات | ghfir lī, fa-inna lillāhi sā‘ātin | ampunilah aku', karena sesungguhnya Allah memiliki waktu-waktu (mustajab) |
| 10 | لا يرد فيهن سائلا | lā yuraddu fīhinna sā’ilā | yang Dia tidak akan menolak orang yang meminta pada waktu-waktu tersebut." |
| 11 | ( فصل القرآن العظيم ) | (Faṣlul-Qur’ānil-‘Aẓīm) | (Fasal tentang Al-Qur'an yang Agung) |
| 12 | سور منه وآيات | wa suwarin minhu wa āyāt | Serta Surah-surah dan Ayat-ayat Darinya |
| 13 | اقرأوا القرآن فانه يأتى يوم | iqra’ul-Qur’āna fa-innahū ya’tī yauma | "Bacalah Al-Qur'an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari |
| 14 | القيامة شفيعا لأصحابه م | al-qiyāmati syafī‘an li-aṣ-ḥābihī (m) | kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya." (m = HR. Muslim) |
| 15 | يقول الله سبحانه وتعالى | yaqūlullāhu Subḥānahū wa Ta‘ālā | Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (dalam hadis Qudsi): |
| 16 | من شغله القرآن عن ذكرى | man syaghalahul-Qur’ānu ‘an dhikrī | "Barangsiapa yang disibukkan oleh Al-Qur'an dari mengingat-Ku |
| 17 | ومسألتى اعطيته افضل | wa mas’alatī a‘ṭaituhū afḍala | dan meminta kepada-Ku, niscaya Aku berikan kepadanya sesuatu yang lebih utama |
| 18 | ما اعطى السائلين وفضل | mā u‘ṭis-sā’ilīna wa faḍlu | dari apa yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta." Dan keutamaan |
| 19 | كلام الله على سائر الكلام | kalāmillāhi ‘alā sā’iril-kalāmi | firman Allah di atas seluruh ucapan manusia |
| 20 | كفضل الله تعالى على خلقه | ka-faḍlillāhi Ta‘ālā ‘alā khalqihī | adalah seperti keutamaan Allah Ta'ala atas makhluk-Nya. |
| 21 | ت م ى تعلموا القرآن | t m y ta‘allamul-Qur’āna | (t m y = kode perawi hadis) "Pelajarilah Al-Qur'an |
| 22 | واقرأوه فان مثل القرآن | waqra’ūhu fa-inna mathalal-Qur’āni | dan bacalah ia. Karena sesungguhnya perumpamaan Al-Qur'an |
| 23 | لمن تعلمه فقرأه وقام به كمثل | liman ta‘allamahū fa-qara’ahū wa qāma bihī ka-mathali | bagi orang yang mempelajarinya, membacanya, dan mengamalkannya adalah seperti |
| 24 | جراب ملىء مسكا يفوح | jirābin malī’in miskan yafūḥu | wadah (kantong kulit) yang dipenuhi minyak kesturi yang semerbak |
| 25 | ريحه فى كل مكان ومثل | rīḥuhū fī kulli makānin wa mathalu | wanginya di setiap tempat. Dan perumpamaan..." |
Ringkasan Makna:
Bagian Pertama (Baris 1-10): Menjelaskan kedahsyatan ampunan Allah bagi orang yang tulus membaca istighfar dan taubat, bahkan sekalipun ia pernah melakukan dosa yang sangat besar (seperti melarikan diri dari medan perang). Disisipkan pula wasiat bijak dari Luqman Al-Hakim agar senantiasa melatih lisan memohon ampunan karena ada waktu-waktu mustajab di mana doa tidak akan pernah tertolak.
Bagian Kedua (Baris 11-25): Memasuki pembahasan bab baru mengenai keagungan Al-Qur'an. Di dalamnya dikutip hadis-hadis populer mengenai Al-Qur'an yang akan menjadi penolong (syafaat) bagi pembacanya di hari kiamat, serta perumpamaan indah bahwa orang yang membaca dan mengamalkan Al-Qur'an bagaikan sebuah wadah yang dipenuhi minyak kesturi yang wewangiannya tersebar dan membawa manfaat ke mana pun ia pergi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar